يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ أَطِيعُواْ اللّهَ وَأَطِيعُواْ الرَّسُولَ وَأُوْلِي الأَمْرِ مِنكُمْ فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللّهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلاً 

“Hai orang-orang yang beriman taatilah Allah dan taatilah rasul serta ulil amri di antara kalian. Kemudian apabila kalian berselisih tentang suatu perkara maka kembalikanlah kepada Allah (al-Qur’an) dan rasul (As Sunah) jika kalian beriman kepada Allah dan hari akhir. Hal itu lebih baik untuk kalian dan lebih bagus hasilnya.”

(QS. An Nisaa’ [4]: 59)

Senin, 15 Februari 2010

JANGAN TINGGALKAN AKU DENGAN EGO KU...

TUHAN,,,,
aku ingin bintang itu!!!
aku ingin dia ada dikamarku...
menyinari....menerangi...
aku sedang kegelapan di malam ini...

aku juga mau danau dibelakang rumahku mengering...
aku ingin mengambil cincinku yang terjatuh kemarin...
itu cincin kesayanganku...

TUHAN ...
aku tak suka ulat-ulat itu...
mereka bisa menghabiskan daun-daun ditamanku..
nanti tumbuhanku semuanya gundul...
mengapa tak langsung saja KAU kirimkan kupu-kupu yang indah untuk meramaikan tamanku..

dan kumohon juga...jangan turunkan hujan malam ini...
aku ingin menyalakan kembang api di tengah taman kota...
aku ingin melihat percikan yang indah menari-nari menghiburku...

nggg...tapi TUHAN...
kalau bintang itu ada dikamarku...
nanti aku tidur dimana???
kata orang bintang itu sangat besar..
tak kan muat kampung ini menampungnya...
kalau begitu...tak jadilah...

danaunya juga jangan dikeringkan..
besok kawan-kawanku mau mampir untuk memancing...
kalau danaunya kering...mana ada ikan yang bisa di tangkap...
lagipula...cincin itu tak begitu penting lagi...

TUHAN,,,
ternyata burung-burung peliharanku makanannya sudah habis...
aku perlu banyak ulat agar mereka sehat-sehat,,,
ulatnya jangan jadi dimusnahkan ...
Toloooonglah aku TUHAN...

TUHAN...kupikir-pikir hujanpun tak apa turun malam ini...
rumput-rumput ditamanku sudah mulai mengering...

mmmmmmmmmmmmm...TUHAN...
maaf...kalau begitu tolong lupakan saja Do'a-Do'a ku...
aku bimbang...aku tak tau mana yang lebih baik
nanti saja kupikirkan lagi...
biar kupertimbangkan untung ruginya dulu...
aku bingung mana yang lebih penting...
tapiiii...kupikir-pikir lagi...
KAU saja lah yang tentukan yang terbaik untuk ku...
karena semakin lama kupikirkan..
otak ku justru semakin tak waras...

jadi,,,,TUHAN...
setelah kupertimbangkan...
do'aku kini kurubah saja sebaiknya...
karena setelah kupikir-pikir...
aku sebenarnya tak punya hak disini...
dan aku malah baru menyadari...
betapa angkuhnya aku...
dan kini satu lagi TUHAN...kumohon..
tolong kabulkan yang ini...
"TUHAN....jangan tinggalkan aku dengan Ego ku..."




JELATANG



Salam Penuh Cinta Untuk Semua PeCinta-Nya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar