يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ أَطِيعُواْ اللّهَ وَأَطِيعُواْ الرَّسُولَ وَأُوْلِي الأَمْرِ مِنكُمْ فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللّهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلاً 

“Hai orang-orang yang beriman taatilah Allah dan taatilah rasul serta ulil amri di antara kalian. Kemudian apabila kalian berselisih tentang suatu perkara maka kembalikanlah kepada Allah (al-Qur’an) dan rasul (As Sunah) jika kalian beriman kepada Allah dan hari akhir. Hal itu lebih baik untuk kalian dan lebih bagus hasilnya.”

(QS. An Nisaa’ [4]: 59)

Minggu, 07 Februari 2010

ANDAI AKU TAK BERTEMU DENGAN-MU

andai aku tak bertemu dengan-MU..
langit hanyalah lembaran pembatas yang tergantung di angkasa
warna-warni pelangi yang indah adalah kecelakaan ilmiah,,
yang berlaku tanpa kesengajaan..

andai aku tak bertemu dengan-MU
matahari yang bersinar hanyalah benda asing bulat yang membara di luar angkasa..
yang panasnya membakar,dan cahaya menyilaukan,,
yang membangunkanku dipagi hari dan mengingatkan untuk kembali bekerja..
dan saat dia tergantung di atas kepala itu berarti siang telah menjelma..

andai aku tak bertemu dengan-MU..
sore hanyalah waktu dimana awan terbias tinta oranye..
yang ditumpahkan oleh alam..
yang menandakan malam akan datang dan burung camar kembali ke sarang ,,
berganti tugas dengan burung hantu dan kelelawar..

andai aku tak bertemu dengan-MU..
malam hanyalah kegelapan..
aku akan lelap,mendengkur atau bergadang habiskan waktu sia-sia..
bulan hanyalah lampu tidur milik raksasa yang yang sedang mendengkur,,
yang terdengar olehku sebagai petir yang bersautan..
dan kunang-kunang peliharaanya terlihat olehku sebagai bintang-bintang..

andai aku tak bertemu dengan-MU..
hidup hanyalah tumpukan siang dan malam,,
yang hanya berlalu begitu saja...
seperti sajak yang di tulis tanpa makna..
di baca lantang tanpa manis dan pahit di setiap kalimatnya..
lalu angin sepoi bertiup dan menghembuskanya keluar jendela,,
kemudian hancur oleh gemuruh angin timur dan menghamburkanya kemana-mana...

andai aku tak bertemu dengan-MU..
bait-bait puisi ini tak akan tercipta...

tapi ternyata aku telah bertemu dengan-MU..
ku akhiri saja lamunan bodoh ini...
biar ENGKAU saja yang melamun sesuka-MU...


JELATANG



Salam Penuh Cinta Untuk Semua PeCinta-Nya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar