يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ أَطِيعُواْ اللّهَ وَأَطِيعُواْ الرَّسُولَ وَأُوْلِي الأَمْرِ مِنكُمْ فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللّهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلاً 

“Hai orang-orang yang beriman taatilah Allah dan taatilah rasul serta ulil amri di antara kalian. Kemudian apabila kalian berselisih tentang suatu perkara maka kembalikanlah kepada Allah (al-Qur’an) dan rasul (As Sunah) jika kalian beriman kepada Allah dan hari akhir. Hal itu lebih baik untuk kalian dan lebih bagus hasilnya.”

(QS. An Nisaa’ [4]: 59)

Minggu, 14 Maret 2010

KETIKA SI BUTA MERAJUK (part.2)

ketika dalam kebutaanku...
aku merasa KAU meninggalkan aku...
bahkan ketika aku menangis meraung...
KAU seakan berpura-pura tak mendengarnya...
sehingga ego dan sempurnanya bodohku memaksa ku untuk merajuk kepada-MU...

maaf KEKASIH..
aku hanya tidak tahu...
aku tak tahu bila ternyata KAU sedang ingin bermain..
mohon ampun aku karena tanduk ini sempat berani muncul dihadapanMU...

sungguh..aku hanya tak tahu...
maafkan aku yang terlalu bodoh tak pandai mengartikan isyarat dariMU...
karena kemarin aku mengira bahwa itu adalah cerita utamanya...
sehingga otak ku bekerja dengan sangat baik dan mengira KAU tak adil...

kini aku baru sadari ternyata hanya pemanasan...
ya...pemanasan...
dan kini baru KAU mulai BAB ISI...

terima kasih..duhai PEMILIK CINTA
telah membutakan mata yang selalu merasa bisa melihat dengan jernih ke arah manapun,,
sehingga aku sering tertipu karena semua begitu jernih...
cukup sudah masa mataku...
dan kini dalam kebutaan ini KAU telah mengajariku melihat dengan hati yang tak bisa di bohongi...
lebih jelas...
bahkan setiap sesuatu yang tak terlihat oleh mata kasarku...

kini benar-benar bisa kulihat CINTA...
dan ketika salah seorang bidadariMU menghampiriku...
membangunkanku dari keterpurukan
ketika KAU mengirimkanya untuk ku,ketika banyak orang menertawakanku..
dia datang dan terus berusaha membuatku tersenyum melipakan kegalauan...
dan tak bosan-bosan menyanyikan kidung CINTA,,
untuk membangkitkan semangatku yang hampir pupus,,
aku kini bisa mendengarnya dengan jelas...sangat amat jelas....
KAU sungguh tahu apa yang kubutuhkan...

meski tak bisa terduga,,
sungguh setiap rangkaian Cerita yang KAU susun selalu sempurna..
MAHA SUCI ENGKAU dengan segala kesempurnaan komposisi yang KAU cipta...

dan KEKASIH...
entah apapun yang sempat mampir di hatiku sehingga kemarin aku merasa memiliki hak untuk kecewa Pada-MU...
ampuni aku....ampuni aku....
ampuni aku yang sempat merajuk pada-MU...
kini sungguh aku semakin mengerti dan telah pahami...
baik dan buruk yang KAU berikan selalu indah...
hanya saja aku yang terlalu bodoh dan tergesa-gesa mengambil kesimpulan...
sehingga tak mau menunggu wujud asli keindahan itu terbentuk dengan sempurna,,,

sungguh...ampuni aku KEKASIH...
karena aku sempat merajuk kepada-MU..




JELATANG


Salam Penuh Cinta Untuk Semua PeCinta-Nya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar